Tampilkan postingan dengan label Tugas Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan

-HOW TO IMPROVE MY SOFT SKILLS-

Bagaimana cara mengembangkan kemampuan softskills? Pertanyaan itu sering terpikir dalam benak saya. Kata softskills sering saya dengar dengan adanya mata kuliah bahasa Indonesia selama dua semester ini. Setelah mengikuti perkuliahan ini membuka mata saya tentang apa yang harus saya lakukan untuk meningkatkan kemampuan softskills. Berikut merupakan beberapa cara bagi saya untuk meningkatkan softskill yang saya miliki.

1. Aktif di setiap waktu.
Sebagai mahasiswa saya harus jeli melihat kesempatan dan semester ini saya memberanikan diri untuk magang di salah satu perusahaan. Ini sebagai wujud untuk bisa memanfaatkan waktu liburan untuk kegiatan yang lebih bermanfaat yang bisa memberikan pengalaman, ilmu dan uang juga.

2. Bertanya kepada teman akan kelemahan dan kelebihan yang kita miliki.
Secara pribadi tentunya saya mempunyai beberapa kelemahan kelebihan. Sebelumnya saya telah memposting beberapa pendapat teman tentang pribadi saya baik itu dari segi kelebihan dan kekurangan. Saya berharap mereka menilai secara objektif pribadi lepas pribadi. Dari pendapat tersebut saya simpulkan:

a. Kekurangan
Saya adalah tipe orang yang mungkin bisa dibilang sedikit egois dan terkadang mementingkan diri sendiri, terkadang bersikap sensitif untuk sesuatu hal yang tidak aku sukai. Sifat yang paling buruk adalah merasa minder mungkin karena fisik dan prestasi oranglain punya karena merasa rendah diri terkadang dalam hitungan menit saya sangat marah untuk takdir yang sedang saya jalani tapi secepat itu pula saya bisa memuja-muji Sang Maha Kuasa oleh kerena itu saya merasa bersikap sangat munafik bisa membenci dan memuji dalam rentang waktu yang singkat. Sedikit emosian dan paling tidak bisa menyembunyikan ekspresi kemarahan.

b. Kelebihan
Saya tipe orang yang tidak gampang putus asa, bisa juga care contohnya jika saya mempunyai informasi yang mungkin bermanfaat bagi siapapun dengan senang hati akan membagikannya. Terkadang sangat dewasa menyikapi permasahan, mau belajar, dinamis tapi gara-gara ini terkadang menjdi sedikit plin plan. Untuk orang-orang yang mengenal saya mereka dianggap pribadi yang menyenangkan karena bisa menghibur.

3. Memanage waktu.
Jujur saya kurang bisa memanage waktu tapi kalau sudah berhubungan dengan kuliah saya tidak mau menunda-nunda waktu. Tetapi kalau urusan rumah seringkali saya menunda-nunda waktu. Satu hal lagi saya tidak bisa bangun pagi karena saya selalu tertidur pas menjelang subuh hal ini terjadi karena pola tidur saya yang tidak benar.

4. Introspeksi terhadap kritikan.
Seiring dengan bertambahnya umur saya mulai terbuka dengan kritikan oranglain. Mungkin terkadang sedikit tersinggung dengan kritikan oranglain apalagi kalau apa yang mereka katakan benar adanya dan kalu dipikir-pikir kritikan itu bisa menjadi motivasi kearah yang lebih baik. Setajam apapun kritikan itu saya harus bisa melihatnya sebagai cambuk motivasi yang paling hebat.

5. Bagaimana kita mengkritik orang lain dengan baik.
Saya kurang tahu bagaimana pendapat dan perasaan orang-orang yang saya kritik. Mungkin karena saya tidak suka bertele-tele jadi saya menyampaikan kritikan tanpa tedeng aling-aling. Terkadang mulut ini tidak ada rem menilai setiap individu menuntut kesempurnaan orang lain tanpa bisa memberikan jalan keluar dan tanpa mendengar alasan yang mereka utarakan.

Selengkapnya...

-Hubungan Sofskills dan Korupsi -



Media di negeri ini selalu menyuguhi berita tentang para markus yang menjadi musuh besar di negara ini. Banyak dari mereka merupakan “orang penting” yang mempunyai jabatan dan kekuasaan yang menguasai hajat hidup orang banyak. Tetapi jabatan dan kekuasaan yang mereka miliki terkadang tidak digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tapi cenderung seakan “memperkaya diri sendiri, kelompok atau segelintir orang saja”. Sehingga pada ujung-ujungnya jika mereka bernasip “sial” suatu saat pasti tertangkap dan menjadi pesakitan yang banyak dikutuki rakyat.

Para koruptor yang bernasip “sial” itu sebagian besar mempunyai pendidikan yang cukup tinggi. Tentunya saya yakin ketika sekolah dulu mereka sangat hapal dengan teori moral, pendidikan agama yang cukup baik. Tak heran banyak dari mereka merupakan siswa atau mahasiswa teladan. Saya yakin mereka sangat benci dengan para koruptor. Otaknya masih bersih tidak diracuni oleh hal-hal lain.

Untuk masalah softskills mereka juga jagonya, dibarengi dengan kemampuan hardskills yang cukup baik jadilah mereka bisa menembus instansi-instansi yang bergengsi di negara ini. Tetapi dengan adanya kesempatan atau sistem yang korup maka sistem pertahanan yang telah bangun semasa sekolah dulu, perlahan-lahan tapi pasti akan mulai meluruh sampai tiada batas sama sekali. Mungkin awalnya berbuat korupsi bertentangan dengan hati kecilnya tetapi dengan kemewahan yang ada, pengetahuan tentang sofskills yang dipelajari dahulu akan terkikis seiring dengan berjalannya waktu. Kebanyakan dari mereka akan sibuk mengisi pundi-pundi uang yang begitu menggiurkan.

Untuk teori tentang kejujuran, kebaikan dengan fasih masih bisa mereka bagikan kepada oranglain. Budaya malu untuk berbuat curang juga tidak membekas lagi. Dengan garangnya tanpa nurani bisa menggorogoti uang negara yang berasal dari rakyat masuk ke kantong pribadi. Memperkaya diri sendiri dengan menimbun kekayaan dimana-mana. Akibatnya rakyat semakin menderita. Berita busung lapar tak kalah hebatnya menghiasi layar kaca di negeri ini. Fasiltas kesehatan, transportasi yang hanya menjadi janji-janji hanya pada saat kampanye tanpa realisasi.


Gambar : Selengkapnya...

-Jika saya jadi temannya Gayus Tambunan-




Gayus Tambunan akhir-akhir begitu banyak diberitakan oleh media massa dan televisi dan hampir setiap hari masyarakat disuguhi dengan berita mengenai dirinya. Sebenarnya siapakah dia yang begitu menggemparkan itu? Gayus Tambunan adalah salah seorang staff dirjen pajak sebagai salah satu pegawai negeri sipil (PNS) terkaya di Indonesia. Pegawai pajak golongan IIIA ini memiliki Rp 25 miliar di rekeningnya. Wah diusianya yang masih sangat muda yaitu 30 tahun dia sudah mengumpulkan uang sebanyak itu bukan dengan kerja keras melainkan didapat dari korupsi. Padahal faktanya seorang PNS golongan III A setingkat Gayus Tambunan (GT) mencapai Rp 12,1 juta per bulan sesuatu yang tidak sebanding dengan kekayaan yang telah dia kumpulkan saat ini.


Nah saya tidak sedang membahas tentang kasus yang sedang membelitnya. Tetapi saya mencoba melihat dari sisi yang lain yaitu seandainya menjadi temen Gayus. Jika saya seorang PNS golongan III pada institusi yang sama atau berbeda dengan gaji dan fasilitas yang sama pula pastinya saya akan merasa iri dengan kekayaan yang dia miliki dengan aset dimana-mana. Sepertinya dalam hidup dia dia “diberkati “ sekali sama tuhan. Dan untuk situasi tersebut saya hanya bisa bertanya apa saya yang jujur atau dianya yang korupsi. Kalau dia ketangkap pastinya saya bilang “tuh kan kualat lo gak bagi-bagi sih ma gue, lagian jadi orang serakah amat sih mempergunakan kekuasaan untuk mendatangkan keuntungan sendiri”.

Kalau dianya temen satu perumahan dan kebetulan saya menjadi ketua Rt pasti setiap ada bakti sosial si Gayus akan saya minta dia sebagai menyumbang tetap yang paling banyak secara dia merupakan sosok yang keberadaannya patut diperhitungkan. Dan sebagai tetangga saya hanya bisa berkata beruntung nian si Gt sekolahnya pintar, kerjaannya bagus, istri yang cantik dan anak-anak yan lucu-lucu. Pastinya kalau saya masih kecil cita-citanya pengen seperti si Gayus.

Tetapi setelah kasusnya seperti ini saya memilih tidak menjadi temannya, tetangganya ataupun jadi ketua Rt. Menyesal menjadi ketua RT yang selalu meminta sumbangan dan menjadikan dia menjadi penyumbang tetap untuk acara amal Rt secara uang yang dia sumbang gak jelas asalnya. Menyesal sekali rasanya memimpikan kehidupan seperti dalam waktu yang cepat dan cepat pula masuk buinya. Itu hanya pandangan saya dari sisi negatif.

Dari posisi positif sebagai keluarga, saya berusaha mengingatkan atau kalau boleh sedikit lancang untuk mempertanyakan asal muasal harta yang dia miliki. Tentunya tidak dengan cara menghakimi ataupun menggurui. Diusahakan agar pertanyaan yang diajukan bukan membuat dia berpikir bahwa saya sirik atau iri dengan keberhasilan yang dia peroleh. Apabila dia semakin jauh melangkah tentunya yang dapat saya lakukan adalah tetap mendoakannya agar ketika dia berbuat curang Tuhan mau menegurnya sebelum dia terjebak semakin jauh ke lubang yang dalam.

Referensi : "http://nasional.kompas.com/read/2010/03/25/15462973/Gaji.Gayus.Tambunan.Hanya.Rp.12.1.Juta"
Gambar :"http://i375.photobucket.com/albums/oo192/wahyukokkang/karikatur%20clekit/clekit-jan1210.jpg"
Selengkapnya...

Proposisi


Preposisi adalah apa yang dihasilkan dengan mengucapkan suatu kalimat.
Dengan kata lain, hal ini merupakan arti dari kalimat itu, dan bukan kalimat itu sendiri.
Kalimat yg berbeda dapat mengekspresikan proposisi yang sama, jika artinya sama.

Pembagian Proposisi:

A. Berdasarkan Bentuk

Berdasarkan bentuknya, proposisi dibagi menjadi dua jenis, yaitu :

1. Proposisi Tunggal

Proposisi tunggal adalah proposisi yang terdiri atas satu subjek dan satu predikat.

Contohnya :

Premis 1          : Semua mahluk hidup membutuhkan air

Premis 2          : Tumbuhan adalah mahluk hidup

Kesimpulan     : Tumbuhan membutuhkan air.

2. Proposisi Majemuk

Proposisi majemuk adalah proposisi yang terdiri atas satu subjek dan lebih dari satu predikat.

Contohnya :

Premis 1          : Semua orang yang ingin pintar perlu makan makanan yang bergizi dan rajin belajar.

Premis 2          : Saya ingin pintar

Kesimpulan     : Saya perlu makan makanan yang bergizi dan rajin b

B. Berdasarkan Sifat

Berdasarkan sifatnya, proposisi juga terbagi menjadi dua jenis, di antaranya :

1. Proposisi Kategorial

Proposisi kategorial adalah proposisi yang hubungan antara subjek dan predikatnya tidak memerlukan syarat apa pun.

Contohnya :

Semua kambing adalah herbivora.

2. Proposisi Kondisional

Proposisi kondisional adalah kebalikan dari proposisi kategorial,

yaitu proposisi yang hubungan antara subjek dan predikatnya memerlukan syarat tertentu.

Proposisi kondisional dapat dibagi lagi menjadi dua, yaitu :

a. Proposisi Kondisional Hipotesis

Proporsisi kondisional hipotesis adalah proposisi yang mengandung hubungan sebab dan akibat.

Contohnya :

Andai aku punya sayap, aku akan pulang ke Medan.

b. Proposisi Kondisional Disjungtif

Proposisi kondisional disjungtif adalah proposisi yang mengandung dua pilihan.

Contohnya :

Pekerjaan ibu Nani tukang pijat atau penjual jamu?.

C. Berdasarkan Kualitas

Berdasarkan kualitasnya, proposisi dibagi menjadi dua jenis, yaitu :

1. Proposisi Positif/Affirmative

Proposisi positif/affirmative adalah proposisi yang memiliki kesesuaian antara subjek dan predikatnya.

Contohnya :

Semua mahasiswa yang berprestasi akan mendapatkan beasiswa.

2. Proposisi Negatif

Proposisi negatif adalah kebalikan dari proposisi positif,

yaitu proposisi yang tidak memiliki kesesuaian antara subjek dan predikatnya.

Contohnya :

Semua pegawai pajak bukanlah markus.

D. Berdasarkan Kuantitas

Berdasarkan kuantitasnya, proposisi juga terbagi ke dalam dua jenis, antara lain :

1. Proposisi Umum

Proposisi umum adalah proposisi yang biasanya diawali dengan kata 'semua''tidak satu pun','seluruh'.

Contohnya :

Semua mahasiswa semester 6 di kampusku wajib menyelesaikan Penulisan Ilmiah.

2. Proposisi Khusus/Spesifik

Proposisi khusus/spesifik adalah proposisi yang biasanya diawali dengan kata 'sebagian'.

Contohnya :

Sebagian karyawan di perusahaan itu adalah pekerja asing.


 

Selengkapnya...

Pengenalan JavaScript

JavaScript diperkenalkan pertama kali oleh Netcape pada tahun 1995. Pada awalnya bahasa ini dinamakan ”LiveScript” yang berfungsi sebagai bahasa sederhana untuk brower Netcape Navigator 2. Pada masa itu bahasa yang banyak dikritik karena kurang aman, pengembangannya yang terkesan buru-buru dan tidak ada pesan kesalahan yang ditimbulkan setiap kali user membuat kesalahan pada saat menyusun suatu program. Kemudian sejalan dengan giatnya kerjasama antara Netscape dan Sun (pengembang bahasa pemograman “Java”) pada masa itu, maka Netscape memberikan nama “JavaScript”.

JavaScript merupakan sebuah bahasa scripting (scripting language) yang ditujukan untuk meningkatkan features dari sebuah halaman web. Dengan adanya JavaScript sebuah halaman web akan menjadi lebih dinamis dan interaktif terhadap user, karena halaman web mampu berfungsi sebagai sebuah program aplikasi yang dapat memproses masukan yang diberikan user dan memberikan hasil sesuai dengan yang telah diprogramkan. Halaman web yang merupakan jawaban dari suatu permintaan user tidak harus di-download terlebih dahulu dari web server, melainkan dihasilkan sendiri oleh JavaScript yang berada pada browser. JavaScript bergantung kepada browser yang memanggil halaman web yang berisi script dari JavaScript yang terselip di dalam dokumen HTML.

Struktur Penulisan JavaScript
Kode Java Script dituliskan pada file HTML.Terdapat dua cara untuk menuliskan kode-kode Java Script agar dapat ditampilkan pada halaman HTML, yaitu: Java script ditulis pada file yang sama;

Javascript ditulis pada file terpisah; Kode Javascript bisa juga kita buat dalam file terpisah dengan tujuan agar dokumen HTML isinya tidak terlalu panjang. Atribut yang digunakan adalah Diantara tag dan tidak diperlukan lagi kode JavaScriptnya karena sudah dibuat dalam file terpisah. File yang mengandung kode JavaScript berekstensi .js
Selengkapnya...

Pola Hubungan Subjek dan Predikat

Pola hubungan Subjek dan predikat

Secara sederhana, proposisi kategorik dibedakan atas empat macam, yaitu: proposisi universal afirmatif, proposisi universal negatif, proposisi partikular afirmatif, dan proposisi partikular negatif. Dari empat macam proposisi kategorik berdasarkan denotasi atau luas term yang dihubungkan, dapat dibedakan menjadi tujuh macam proposisi kategorik.

1. Proposisi Universal Afirmatif

Proposisi universal afirmatif ialah pernyataan bersifat umum yang mengiyakan adanya hubungan subjek dengan predikat, dirumuskan berikut ini : "Semua S adalah P", bila digambarkan dengan diagram Venn sebagai berikut :


Proposisi ini sama artinya dengan "S yang non P itu tidak ada (kelas kosong)". Proposisi ini disebut tipe A. Berdasarkan perbandingan luas term, dapat dibedakan atas dua macam: universal afirmatif ekuivalen dan universal afirmatif implikasi.

  • Proposisi universal afirmatif ekuivalen ialah pernyataan umum X mengiyakan yang antara subjek dan predikat merupakan suatu persamaan, yakni semua anggota subjek adalah anggota predikat dan semua anggota predikat adalah anggota subjek,

    contoh : Semua manusia yang hidup butuh makanan.

  • Proposisi universal afirmatif implikasi ialah pernyataan umum mengiyakan yang semua subjek merupakan bagian dari predikat, yakni semua anggota subjek menjadi himpunan bagian dari predikat, contoh : Setiap manusia membutuhkan pakian.

2. Proposisi Universal Negatif

Proposisi universal negatif ialah pernyataan bersifat umum yang mengingkari adanya hubungan subjek dengan predikat, dirumuskan: "Semua S bukan P", bila digambarkan dengan diagram Venn sebagai berikut :


Proposisi ini sama artinya: S yang P itu tidak ada (kelas kosong). Proposisi ini disebut tipe E. Proposisi universal negatif berdasarkan perbandingan luas term, hanya ada satu bentuk, yaitu berbentuk eksklusif sehingga lengkapnya disebut universal negatif eksklusif, yaitu pernyataan umum mengingkari yang berarti antara subjek dan predikat tidak ada hubungan, misalnya semua rakyat Indonesia tidak mengikuti ajaran komunis.

3. Proposisi Universal Partikular Afirmatif

Proposisi partikular afirmatif ialah pernyataan bersifat khusus yang mengiyakan adanya hubungan subjek dengan predikat, dirumuskan: "Sebagian S adalah P", bila digambarkan dengan diagram Venn sebagai berikut :


Proposisi partikular afirmatif berdasarkan perbandingan luas term, dapat dibedakan atas dua macam: partikular afirmatif inklusif dan partikular afirmatif implikasi.

  • Proposisi partikular afirmatif inklusif ialah pernyataan khusus mengiyakan yang sebagian subjek merupakan bagian dari predikat, yakni ada anggota subjek yang menjadi bagian predikat dan ada anggota predikat yang menjadi bagian subjek, contoh : Sebagian rakyat Indonesia adalah keturunan asing.
  • Proposisi partikular afirmatif implikasi ialah pernyataan khusus mengiyakan yang sebagian dari subjek merupakan suatu predikat, yakni ada sebagian anggota subjek yang menjadi himpunan predikat, misal: Sebagian mahasiswa Universitas Gunadarma adalah warga Depok.

4. Proposisi Universal Partikular Negatif

Proposisi partikular negatif ialah pernyataan bersifat khusus yang mengingkari adanya hubungan subjek dengan predikat, dirumuskan: "Sebagian S bukan P" , bila digambarkan dengan diagram Venn sebagai berikut :


Proposisi partikular negatif berdasarkan perbandingan luas term terdapat dibedakan atas dua macam: partikular negatif inklusif dan partikular negatif implikasi.


http://massofa.wordpress.com/2008/01/31/proposisi-kategorik-penyimpulan-langsung-dan-silogisme-kategorik/ Selengkapnya...

Pentingnya Penalaran

Defenisi Penalaran
Sebelum melangkah kearah yang lebih lanjut ada baiknya kita memahami terlebih dahulu apa itu penalaran. Penalaran (reasoning) adalah proses pengambilan kesimpulan mengenai sesuatu atau hal baru dengan pengetahuan yang dimiliki oleh manusia.
Manusia dalam melakukan proses berpikir memerlukan penalaran yang membantu dalam penyelesaian masalah. Contoh: dari penalaran adalah ketika bangun pagi hal yang pertama kita butuhkan adalah informasi tentang waktu dan hari. Dari informasi jam dan waktu kita akan memulai proses berpikir tentang hal apa yang akan dilakukan. Hal itu digunakan untuk memutuskan mengambil keputusan seperti segera mandi, sarapan dan berangkat.
Manusia menggunakan informasi untuk melakukan penalaran dan memecahkan masalah, dan dilakukan dengan informasi yang terbatas. Manusia mungkin tidak selalu dapat menjelaskan proses berpikir yang dilakukan. Namun, manusia dapat mengidentifikasi hasil pemikiran tersebut.

Metode dalam menalar
Ada dua jenis metode dalam menalar yaitu induktif dan deduktif
1. Metode induktif
Metode berpikir induktif adalah metode yang menggenaralisasi atau membuat umum suatu hal dari kasus-kasus yang pernah manusia lahat atau alami untuk menarik kesimpulan mengenai hal lain yang belum pernah dilihat atau alami. Misalnya jika kita pernah melihat seekor anjing berwarna hitam galak maka kita mungkin berkesimpulan bahwa semua anjing berwarna hitam adalah galak. Padahal hal ini belum tentu benar. Contoh kedua Misal :
Pengamatan lapangan menemukan bahwa anak-anak yang berprestasi bagus di banyak sekolah adalah anak-anak yang mempunyai kulit yang putih.
Apakah dapat disimpulkan bahwa setiap anak yang mempunyai kulitputih akan memiliki prestasi bagus ?

2. Metode deduktif
Metode berpikir deduktif adalah mengambil kesimpulan secara logika dari premis yang tersedia.
Contoh :
Semua mahluk pasti mati (premis mayor)
Topan adalah seorang mahluk (Premis minor)
Jadi Topan pasti mati ( kesimpulan)

Kesimpulan benar bila :

Kedua premis benar
Cara penarikan kesimpulan juga benar
Bila salah satu darinya salah maka kesimpulan salah

R. Dewi Agushinta, Primashanti Ida Ayu Yulie, 2007, Interaksi Manusia dan Komputer, Gunadarma, Jakarta.

Selengkapnya...

Topik PI

Semester 6 adalah semester yang terkadang menjadi momok yang paling menakutkan bagi mahasiswa tingkat 3 di kampus saya. Banyak mahasiswa yang belum siap begitu juga halnya dengan saya. Cukup lama saya berpikir tentang topik yang akan saya buat menjadi PI tentunya sesuai dengan kemampuan dan perkembangannya saat ini. Berbicara dengan topik PI saya ingin membuat suatu aplikasi yang pemograman database menggunakan Mysql dan java 2 standard Edition (J2SE).
Java merupakan salah satu bahasa pemograman yang sangat popular untuk saat ini. Banyak aplikasi yang telah dibuat menggunakan java. Hal ini didasarkan bahwa sebagai bahasa pemograman java banyak menawarkan banyak keunggulan. Diantaranya java dapat bekerja dengan baik dalam berbagai platform sistem operasi, mudah untuk digunakan dan powerful. J2SE sendiri digunakan untuk mengembangkan dan mejalankan aplikasi java berbasis PC.

Penggunaan database kinipun sudah tak asing lagi. Database banyak sekali digunakan karena dengan adanya database yang menawarkan kemudahan untuk menyimpan, memelihara dan mengambil data. Banyak aplikasi yang memanfaatkan database, seperti system informasi akademik, ruamah sakit, pemerintahan sampai kepada Enterprise Resource Planning (ERP). Kelebihan yang ada pada java dan database inilah yang membuat saya ingin menggabungkannya untuk membuat suatu aplikasi penjualan. Selengkapnya...

Perlunya Belajar Bahasa Indonesia

Mengapa harus belajar bahasa Indonesia? Sepertinya pertanyaan yang mudah tapi berhasil membuat saya harus berpikir terlebih dahulu untuk menjelaskannya.

A. Sejarah Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia lahir pada tanggal 28 Oktober 1928. pada saat itu, para pemuda dari berbagai pelosok Nusantara berkumpul dalam Kerapatan Pemuda dan berikrar
(1) bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia
(2) berbangsa yang satu, bangsa Indonesia
(3) menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia
Ikrar para pemuda ini dikenal dengan nama Sumpah Pemuda.

Unsur yang ketiga dari Sumpah Pemuda merupakan pernyataan tekad bahwa bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan bangsa Indonesia. Pada tahun 1928 itulah bahasa Indonesia dikukuhkan kedudukannya sebagai bahasa nasional.

Bahasa Indonesia dinyatakan kedudukannya sebagai bahasa negara pada tanggal 18 Agustus 1945 karena pada saat itu Undang-Undang Dasar 1945 disahkan sebagai Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia. Dalam Undang-Undang Dasar 1945 disebutkan bahwa Bahasa negara ialah bahasa Indonesia (Bab XV, Pasal 36).

Keputusan Kongres Bahasa Indonesia II tahun 1954 di Medan, antara lain, menyatakan bahwa bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu. Bahasa Indonesia tumbuh dan berkembang dari bahasa Melayu yang sejak zaman dulu sudah dipergunakan sebagai bahasa perhubungan (lingua franca) bukan hanya di Kepulauan Nusantara, melainkan juga hampir di seluruh Asia Tenggara.

B. Pentingnya Belajar Bahasa Indonesia

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang terdiri dari kurang lebih 300 suku bangsa dan 700 bahasa. Bangsa yang sangat majemuk dengan segala keberagaman yang ada tentunya, sehingga untuk menyatukan diperlukan suatu bahasa yang dapat mempersatukan penduduknya dari Sabang sampai Merakue. Bisa dibayangkan tanpa adanya suatu bahasa yang dapat dimengerti oleh setiap suku bangsa akan terjadi kekacauan dalam berkomunikasi. Walaupun sampai saat ini bahasa Indonesia bukan menjadi bahasa utama dalam kehidupan masyarakatnya. Bahasa daerah atau bahasa ibu merupakan bahasa yang sering digunakan dalam satu lingkup daerah tertentu.

Dari keberagaman dialeg atau kultur yang ada maka mempelajari bahasa Indonesia adalah hal yang wajib apalagi di lingkungan akademisi, pemerintahan, militer atau lingkungan kerja. Untuk lingkungan akademisi bahasa Indonesia digunakan dalam hal penulisan ilmiah, thesis atau disertasi. Dalam hal ini bahasa yang digunakan harus bahasa Indonesia yang baik dan benar yang sesuai dengan EYD. Begitu halnya dalam lingkungan pemerintahan dan militer bahasa yang digunakan juga harus bahasa yang resmi. Akibat keragaman inilah mempelajari bahasa Indonesia sangat penting sekali sehingga keberagaman itu bisa menyatukan visi dan misinya.


http://balaibahasabandung.web.id/bdg/index.php?option=com_content&task=view&id=44&Itemid=39 Selengkapnya...

AutoBiografi

Mastiur Herawati Napitupulu adalah nama yang diberikan orangtua kepada saya. Terlahir sebagai anak kelima dari enam bersaudara dari pasangan Bapak P. Napitupulu dan Ibu K. Simanjuntak. Dari nama itu orangtua saya mengharapkan saya bisa menjadi emas yang bersinar terang setidaknya buat diri sendiri dan tentunya buat keluarga. Lahir di Balige 24 November 1988 dan menghabiskan waktu disana sampai SMP kemudian hijrah ke Medan melanjutkan pendidikan SMA.

Saat ini saya duduk dibangku kuliah semester 6 di Universitas Gunadarma jurusan Sistem Informasi. Sebelum menentukan pilihan untuk kuliah di Universitas Gunadarma saya mencoba SPMB dengan harapan bisa lulus di jurusan Ilmu politik disalah satu PTN di Jakarta tapi seperti kata pepatah “ Manusia yang merencanakan tapi Tuhan yang menentukan” saya tidak diterima di kampus itu. Kegiatan saya saat ini adalah kuliah dan bulan depan akan sibuk mengerjakan PI. PI atau penulisan Ilmiah merupakan suatu kewajiban bagi mahasiswa tingkat 3 di kampus saya.

Berbicara dengan cita-cita pasti setiap orang punya banyak cita-cita begitu juga dengan saya. Waktu kecil saya mempunyai banyak sekali cita-cita yang mudah sekali berubah sesuai kondisi hati saya. Tetapi sekarang cita-cita saya adalah menjadi staf IT di salah satu perusahaan yang sangat saya impikan dan berharap mimpi itu menjadi kenyataan.

Pada dasarnya saya senang sekali membaca, mendengarkan musik dan menonton. Saya suka menonton mulai dari berita, tayangan dukumenter, siaran olah raga sehinnga saya tahu topik yang sedang hangat di negara ini adalah kasus Bank Century dengan panitia angketnya. Saya lebih memilih tinggal di rumah sendirian untuk melakukan hoby saya daripada berkeliaran di pusat-pusat perbelanjaan.

Kelebihan yang saya miliki adalah mudah menyesuaikan diri dan mau mempelajari sesuatu yang baru. Disamping itu kelebihan tentunya saya mempunyai kelemahan dan kelemahan saya yang paling fatal adalah karena saya tipikal orang yang berkerja sesuai mood.Sehingga saya bisa melakukan banyak hal ketika sedang mood dan berdiam diri ketika tidak ada ide.


Selengkapnya...

Ragam Bahasa

I. PENGERTIAN RAGAM BAHASA
Bahasa dibentuk oleh kaidah aturan serta pola yang tidak boleh dilanggar agar tidak menyebabkan gangguan pada komunikasi yang terjadi. Kaidah, aturan dan pola-pola yang dibentuk mencakup tata bunyi, tata bentuk dan tata kalimat. Agar komunikasi yang dilakukan berjalan lancar dengan baik, penerima dan pengirim bahasa harus harus menguasai bahasanya.

II.FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RAGAM BAHASA

  • Ragam bahasa terbentuk akibat letak geografis suatu daerah. Contohnya Masyarakat Batak Toba yang ada di daerah Tapanuli pada umumnya akan bersuara sangat keras dan terkesan menjadi pribadi yang sangar karena letak geografis yang berbukit serta jarak pemukiman warga yang berjauhan berbeda dengan masyarakat suku Sunda.
  • Ragam bahasa juga dipengaruhi oleh topik pembicaraan misalnya kita berkomunikasi dalam bidang ekonomi akan berbeda dengan topik olahraga sehungga akan terbentuk keragaman bahasa dengan istilah dari masing-masing topik.
  • Ragam bahasa juga dipengaruhi oleh kelompok yang sedang berkomunikasi Contohnya akan sangat berbeda cara berkomunikasi remaja dengan sebaya, orangtua dengan anak, atasan dengan bawahan. Dengan sebaya maka bahasa yang digunakan adalah bahasa gaul dengan orangtua akan lebih hormat.
  • ragam bahasa dipengaruhi oleh tingakatan sosial Contohnya dalam lingkungan terpelajar dan lingkungan pasaran. Semakin tinggi tingkatan sosial dalam masyarakat maka ragam bahasa yang digunakan adalah semakin inteleg dan akan sering ditemui istilah-istilah asing dan ragam bahasa disini juga lebih sopan berbeda dengan kelompok yang tidak berpendidikan yang berbicara tanpa aturan.
Selengkapnya...